Tulungagung – Peringatan Hari AIDS sedunia yang jatuh hari ini diperingati di Tulungagung. Sejumlah relawan ODHA (orang dengan HIV/AIDS) menggelar aksi simpatik dengan membagikan bunga dan Voluntary Counselling and Testing (VCT).
Kegiatan ini dipusatkan di Alun-Alun Tulungagung. Para relawan tak hanya membagikan mawar kepada pengguna jalan, namun juga memberi edukasi mengenai HIV/AIDS.

Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Tulungagung Ifada Nur Rohmania, mengatakan pemberian bunga serta selebaran tersebut sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat tentang HIV/AIDS.

“Seperti jargon kita Tulungagung tanpa stigma, kami harap dengan peringatan hari AIDS ini masyarakat kita semakin tahu tentang virus ini dan tidak memberikan stigma negatif kepada ODHA. Jauhi virusnya jangan orangnya,” kata Ifada saat dikonfirmasi, Kamis (1/12/2022).

Selain aksi simpatik, pihaknya bersama Dinas Kesehatan Tulungagung juga menggelar VCT HIV/AIDS dan TBC untuk masyarakat umum. Hal ini dilakukan untuk deteksi dini terhadap ancaman HIV/AIDS maupun TBC. “VCT ini gratis,” ujarnya.

Ifada menambahkan hingga saat ini jumlah HIV/AIDS di wilayah Tulungagung mencapai 3.177 kasus. Jumlah ini tercatat mulai tahun 2006 hingga 2022. Dari jumlah tersebut 68,65 persen di antaranya dialami orang dengan usia produktif, antara 25-49 tahun. “Usia produktif cukup mendominasi. Sedangkan penyebaran terbesar melalui transmisi seksual, itu mencapai 97 persen,” ujarnya.

Lanjut dia, untuk menanggulangi penyebaran HIV/ AIDS tersebut KPA bersama pemerintah daerah, LSM dan masyarakat umum berkolaborasi dan bergerak bersama melalui berbagai program pencegahan dan penanggulangan. “Dari KPA, kami mengelola ODHA agar lebih berkualitas, sedangkan dari dinas kesehatan fokus terhadap pelayanan kesehatan,” ujarnya.

By rdks

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *