Surabaya – Telah ditangkap para pemuda yang tergabung dalam gengster Team Gukgukguk. 15 orang yang ditangkap, 7 dijadikan tersangka atas kasus penyerangan pos jaga perumahan elite di Surabaya utara hingga 2 korban mengalami luka bacok.

Adapun tujuh tersangka itu adalah AA (21), NA, (18), RA (18), KS, (15), AN (17). Kelimanya merupakan warga Surabaya. Sedangkan 2 tersangka lainnya adalah RR (15) dan FF (15) yang merupakan warga Sidoarjo.

Satu dari mereka yang dianggap sebagai panglima yakni AA alias Ardan berdalih mereka tidak hendak menyerang warga. Mereka hanya menyerang anggota gangster lain yang dilindungi oleh petugas keamanan di pos jaga itu.

Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Arief Ryzki Wicaksana mengatakan bahwa hasil pemeriksaan terhadap para pemuda itu diketahui bahwa mereka memang haya ikut-ikutan.

Arief juga menyebutkan bahwa para pemuda itu melakukan tawuran dengan geng lain untuk menunjukkan eksistensi. Mereka bahkan sengaja janjian dengan geng lain kapan dan di mana akan tawuran melalui DM di Instagram.

Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Arief Ryzki Wicaksana memastikan bahwa anggota gangster yang terdiri dari banyak pemuda yang biasa konvoi naik motor membawa senjata tajam itu hanya ikut-ikutan saja.

Hanya untuk menunjukkan eksistensi. Salah satunya dengan menjadikan aktivitas itu sebagai bahan konten di medsos.

Arief berharap dengan telah ditangkapnya pentolan gangster atau panglima mereka ini kejadian tawuran maupun penyerangan terhadap warga oleh para pemuda bersenjata ini tidak terjadi lagi di Surabaya.

Arif juga meminta bantuan dari masyarakat Kota Surabaya untuk sama-sama melakukan pengawasan. Terlebih kepada para orang tua.

By rdks

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *