Surabaya – Kasus COVID-19 diprediksi terjadi mulai awal Desember. Namun masyarakat justru lebih santai menghadapinya. Melihat fenomena itu Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Surabaya tetap mengimbau masyarakat menjaga protokol kesehatan.

Ketua IDI Surabaya Dr Brahmana Askandar SpOG(K) mengatakan bahwa kalau ada puncak baru, selama masyarakat tetap seperti ini, tidak prokes dan menganggap ini sudah selesai maka bisa naik lagi. Menurut saya sabar sampai betul-betul selesai. Prokesnya dijaga sampai betul-betul selesai, jangan sampai sudah dianggap selesai dan bisa naik lagi.

Brahmana menjelaskan bahwa sekarang relatif terkendali dan RS tidak penuh membludak seperti dulu. Kalau semua fasilitas kesehatan sudah penuh baru dilakukan pembatasan. Yang harus dibatasi ketat itu ketika RS penuh semua. Kalau RS longgar ya harus dipertimbangkan, tidak seketat dulu dan protokol kesehatan tetap dilaksanakan.

Kini, masyarakat bisa merayakan akhir tahun dengan meriah, karena sudah terproteksi dengan vaksinasi. Meski begitu, antisipasi juga tetap dilakukan agar tidak terjadi ledakan kasus lagi.

By rdks

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *