Seorang pria asal Gresik nyaris dihajar massa setelah aksinya dipergoki warga saat hendak membawa kabur motor salah satu pegawai apotek di Jalan Lidah Wetan, Lakarsantri, Surabaya. Beruntung, meski geram warga tak main hakim sendiri dan memilih menyerahkan pelaku ke polisi. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 21.30 WIB. Pria tersebut mengaku bernama Yogi (20) warga Randu Padangan, Menganti, Gresik.

 

“Saya sudah curiga sejak dia keluar masuk apotek untuk mencari obat flu. Jadi saya awasin terus,” kata Elok Gending Palupi (pegawai apotek).

 

Wanita 19 tahun asal Mojokerto itu menjelaskan saat hendak meninggalkan apotek ia melihat pelaku mendatangi motor Honda Vario bernopol S 5818 SK miliknya. Ketika pelaku memutar motor miliknya, ia pun keluar untuk mendatangi pelaku.

Pelaku yang merasa aksinya mulai terpergok korban pun mengambil helm salah satu pembeli apotek untuk berusaha memukul korban, sedang korban tetap berusaha untuk mempertahankan motor miliknya.

 

“Tadi saya mau dipukul helm milik pelanggan, tapi saya tetap bilang kalau ini motor saya, sampai ada pemilik helm yang mengira saya berantem sama pacar saya,” terang Palupi.

 

Palupi berteriak untuk meminta pertolongan kepada warga. Pemilik helm yang mengetahui peristiwa tersebut adalah pencurian motor langsung meminta bantuan warga di warung kopi dekat apotek.

“Pas ada pemilik helm itu masih melawan. Tapi ketika ada 5 warga lainnya membantu pelaku mah kabur tapi keburu tertangkap,” kata Palupi.

Beberapa pengendara yang melintas sempat berhenti berusaha untuk mengejar pelaku. Namun pelaku segera diamankan oleh anggota Polsek Lakarsantri ke dalam apotek.

“Tadi langsung dibawa masuk ke sini (dalam apotek). Jadi nggak sempat dihajar massa,” tukas Palupi.

 

Dikonfirmasi secara terpisah, Kapolsek Lakarsantri Kompol Hakim mengatakan pihaknya sudah mengamankan pelaku. Selain pelaku, polisi juga memeriksa saksi-saksi termasuk pemilik sepeda motor.

“Pelaku kamu bawa ke kantor. Kamu masih periksa lebih lanjut,” kata Hakim singkat.

By rdks

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *