Sidoarjo – Gerombolan anak muda pemotor membawa senjata tajam (sajam) dan menyerang warga Kelurahan Lemah Putro, Kecamatan Sidoarjo akhirnya berhasil diamankan. Ada lima di antara puluhan orang pelaku yang telah diamankan.

Penyerangan itu terjadi pada Minggu (27/11) dini hari. Akibat peristiwa itu seorang warga di Kelurahan Lemah Putro dilarikan ke rumah sakit akibat mengalami luka bacok.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan bahwa 5 dari segerobolan anak muda yang melakukan penganiayaan dan perusakan itu kini telah ditetapkan menjadi tersangka.

Para tersangka itu yakni ARN (19), warga Desa Sumokali, Candi, Sidoarjo, PEF (16), warga Kelurahan Pakis Kecamatan Sawahan Kota Surabaya, FML (16), warga Desa Sumokali, Candi, Sidoarjo, BIR (19) warga Desa Sidokare, Sidoarjo/Sidoarjo, dan EAF (18) warga Kelurahan Sidokare, Sidoarjo.

Menurut Kusumo, para tersangka ini merupakan oknum salah satu perguruan silat di Sidoarjo. Sedangkan motifnya yakni sakit hati karena perguruan silatnya direndahkan.

“Mereka melakukan pengeroyokan dan perusakan dengan motif merasa sakit hati karena perguruan silatnya telah direndahkan oleh perguruan silat lainnya,” kata Kapolresta Sidoarjo Kombes Kusumo Wahyu Bintoro di Mapolresta Sidoarjo.

Kusumo menjelaskan bahwa sebelum melakukan pengeroyokan kelima orang ,melakukan konvoi bersama puluhan orang lainnya dari Jalan Lingkar Timur. Mereka memang sengaja mencari orang tertentu di kawasan Lemah Putro untuk diserang.

Ia menambahkan bahwa setelah mengeroyok dan melakukan perusakan di wilayah Jalan Diponegoro, gerombolan itu melarikan diri. Akibatnya, ada dua korban warga setempat yang mengalami luka. Yang mana salah satunya harus dilarikan ke rumah sakit.

Atas perbuatannya, para tersangka kini dijerat dengan Pasal Pasal 170 ayat (1) KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara. Polisi kini juga masih memburu pelaku lainnya, terutama yang melakukan pembacokan.

“Untuk sementara yang berhasil diamankan lima tersangka, mereka akan dijerat Pasal 170 ayat (1) KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara. Sementara pelaku yang melakukan pembacokan ke warga sedang dalam pencarian, kami berharap segera menyerahkan diri,” ujar Kusumo.

By rdks

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *