Gresik – Seorang perempuan Shoidah (55) warga Desa Raciwetan, Kecamatan Bungah, Gresik menjadi korban pengeroyokan karena membela menantu saat ditagih utang. Pengeroyokan yang menimpa dirinya terjadi pada Senin (5/12) sekitar pukul 19.00 WIB.

Shoidah menjelaskan bahwa ada 4 orang yang mencari menantunya, Ajib. Keempat orang itu adalah MS (40), M (55), KL (30) serta satu orang perempuan tidak dikenal. Melihat sang menantu dikeroyok, Shoidah pun berusaha melerai dan melindungi menantunya. Saat berusaha mendekap menantunya, Shoidah pun malah turut menjadi pelampiasan amarah ketiga pelaku.

Shoidah mengatakan bahwa perselisihan itu akibat utang menantu dengan terduga para pelaku pengeroyokan. Menantunya tersebut, mengalami bangkrut hingga tidak bisa membayar lagi utangnya.

Karena tidak terima dikeroyok, Shoidah pun melapor kejadian itu ke Polsek Bungah. Laporan tersebut sudah masuk ke Mapolsek Bungah per hari Selasa (6/12/2022). Dengan tanda bukti penerimaan laporan, No.Pol: STPL/55/XII/2022/Polsek.

Kapolsek Bungah AKP Sujito saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan pengeroyokan di Desa Raciwetan tersebut. Saat ini, pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih dalam.

By rdks

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *