Jakarta – Harga telur ayam jelang natal dan tahun baru (nataru) tembus di atas Rp 30.000 per kilogram (kg). Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan alias Zulhas menganggap wajar kenaikan harga tersebut.

Kenaikan harga telur terjadi karena permintaan saat ini tengah tinggi. Di sisi lain, peternak ayam memproduksi telur memang tidak bisa banyak. Jika nanti situasi permintaan turun, harga telur diprediksi akan cepat turun kembali.

Harga telur rata-rata sudah di level Rp 31.561/kg, harga tertinggi di Pasar Kalideres Rp 33.000/kg dan terendah Rp 29.000/kg di Pasar Ciplak.

Sebelumnya, Ketua Umum Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI). Harga telur ayam saat ini kembali naik, rata-rata di Jakarta sudah tembus lebih dari Rp 30.000/kg.

Telur sekarang tembus Rp 30.000 bahkan lebih, telur memang itu agak susah, dari turun nanti naik lagi. Bahkan ada yang jual 32.000.

Penyebab dari kenaikan harga telur ayam ini karena biaya pakan yang tinggi. Oleh karena itu, harga telur ayam dari peternak telur ayam juga sudah tinggi.

By rdks

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *