Jakarta – Pengamat mempertanyakan subsidi kendaraan listrik, yang di gegaskan pemerintah untuk menurunkan emisi korban CO2.

Bhima memberikan implikasi negatif dari penyaluran subsidi mobil dan motor listrik. pertama meningkatkan barang dan suku cadang impor saat produsen di dalam negeri belum siap memenuhi permintaan pasar.

Kedua, transisi energi tidak bisa dilakukan hanya dengan perbaikan oleh pengguna kendaraan. Ia juga menanyakan sumber hulu energi primer listrik yang masih bergantung pada batu bara.

Menteri Perindustrian menjelaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan skema subsidi Rp80 juta untuk pembelian mobil listrik barusan

Yayat menekankan pemerintah juga perlu buka soal berapa jumlah kendaraan listrik yang di produksi.

By rdks

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *