Jakarta – Pemprov Banten didorong memiliki Peraturan Daerah (Perda) mengenai seni dan budaya. Dorongan ini muncul dari berbagai pihak mulai dari komunitas seni, pelaku ekonomi kreatif hingga Kejati Banten.

Dorongan ini muncul dalam Festival Cikande 2022, festival terkait seni dan budaya di Kabupaten Serang. Hadir dalam acara itu Kajati Banten Leonard Eben Ezer Simanjuntak hingga PJ Gubernur Banten Al Muktabar.

“Saya ingin ada Perda yang mengatur tentang budaya Banten, saya ingin mendorong itu, kita sama-sama diskusi di sini,” kata Leonard

Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPRD Banten Andra Soni menyambut adanya ide Perda tersebut. Dalam waktu dekat, ia mendorong agar dibuat naskah akademik mengenai usulan tersebut.

“Perda ini harus bisa memfasilitasi semua di antara kreatif hubnya, tempat untuk berkreasinya dan menunjukkan karyanya,” ucapnya.

Dia juga akan mendorong Perda Seni dan Budaya ini menjadi inisiatif DPRD Banten. Sehingga, kata dia, aspirasi ini bisa mewakili harapan warga dan bisa membawa manfaat untuk para pelaku seni di Banten.

Sementara, Pj Gubernur Banten Al Muktabar menambahkan Festival Cikande 2022 bisa menjadi salah satu kegiatan pelestari seni dan budaya di masa-masa yang akan datang. Usulan mengenai Perda Seni dan Budaya juga bisa menjadi perhatian pemda dan DPRD yang bisa membantu industri kreatif dan pertumbuhan ekonomi baru.

“Seperti yang sekarang diinisiasi oleh Pak Kajati, kita mendukung betul upaya pengembangan seni dan budaya, ini bagian dari peta jalan kehidupan kita ke depan,” imbuhnya.

By rdks

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *