Jakarta – Menteri keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan ada resiko perlambatan pertumbuhan ekonomi indonesia di 2023.

 

Antisipasi pada PHK massal itu di perlukan terutama di sektor – sektor yang akan terimbas dari resesi global.

 

Bhima mengungkapkan, celios juga memprediksi ekonomi Indonesia tumbuh di sekitar 4,3 persen – 4,7 persen di 2023.

Bhima juga mengakui sudah banyak lembaga yang sudah melakukan koreksi pada proyeksi ekonomi RI untuk 2023 mendatang.

 

Persiden Joko Widodo (Jokowi) akan mencabut kebijakan pembatasan Sosial Berskala besar (PSBB) atau pemberlakuan perbatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di akhir tahun.

Dengan pencabutan ini maka tidak akan ada lagi berbagai pembatasan yang semua dijalankan untuk mencegah penularan Covid-19.

 

Disisi lain, kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah terus diperkuat untuk mengendalikan inflasi barang impor (Imported Inflation) di samping untuk memitigasi dampak rambatan dari masih kuatnya dolar AS dan masih tingginya ketidakpastian pasar keuangan global.

By rdks

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *