Pasuruan – Penjual terompet di Kota Pasuruan semringah dagangannya laris manis menjelang tahun baru. Kondisi itu bertolak belakang dengan penjualan tahun-tahun sebelumnya yang lesu akibat berbagai pembatasan karena pandemi COVID-19.

Ali Sudirman (28), salah satu penjual terompet yang mangkal di kawasan alun-alun mengaku dalam sehari 10-20 terompet terjual. Di tahun-tahun sebelumnya, sehari hanya bisa menjual 3-5 terompet.

Selama 10 hari terakhir, sebanyak 70 terompet terjual. Omsetnya mencapai Rp 2 juta selama 10 hari, kalau pengunjung di taman-taman ramai, penjualan juga ikut ramai.

Izrul (27), penjual lain mengatakan jenis terompet yang paling laris berbahan plastik buatan pabrik. Harganya Rp25 ribu – Rp35 ribu. Kalau jenis terompet biasa atau yang dibuat dari bahan kertas Rp15 ribu – Rp20 ribu.

By rdks

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *