Surabaya,(bisnissurabaya.com) – Usai mengikuti rapat pimpinan (Rapim) yang berlangsung di Mabes TNI beberapa waktu lalu, Pangdam V/Brawijaya menyampaikan beberapa program kerja (proker) yang wajib dilakukan seluruh prajurit di wilayah teritorialnya.

Hal tersebut, disampaikan Mayjen TNI Arif Rahman, M. A, ketika membahas program kerja tahun 2017 lalu di balai prajurit Makodam V/Brawijaya, Selasa (20/2). Dihadiri Gubernur Jawa Timur, Drs, H. Soekarwo, Kapolda Jatim, Irjen Pol Machfud Arifin serta beberapa stakeholder lainnya.

“Ini dilaksanakan dalam rangka mengevaluasi kegiatan-kegiatan proker anggaran 2017. Kemudian, penyampaian kebijakan-kebijakan dari pimpinan, baik dari Panglima TNI, sekaligus Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD),” jelas Pangdam.

Selain itu, kata mantan Gubernur Akmil tahun 2016 lalu ini, ketika mengikuti rapim di Mabes TNI, dirinya menyebut terdapat beberapa program yang menjadi prioritas utama dalam pembahasan proker 2018.

“Terutama, prioritas terhadap seluruh petani. Itu dalam rangka program 100 hari kerja Panglima TNI,” ujar Mayjen Arif.

Selain prioritas terhadap petani, kata Pangdam, juga terdapat program 100 hari kerja Panglima TNI yang ditujukan untuk peningkatan organisasi.

“Misalnya, Kodim yang sebelumnya dijabat Perwira berpangkat Letkol, nantinya akan dijabat oleh seorang perwira berpangkat Kolonel. Itu nanti, akan berlangsung di beberapa satuan, terutama satuan yang terletak di Ibu Kota Provinsi. Itu segera di rumuskan,” tutup Perwira Tinggi almameter Akademi Militer tahun 1988 ini.(lely/bw)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here